• Tulungagung Siap Gelar FBM 2015 Meski Tanpa Dukungan Dana Pemerintah

    Tulungagung Siap Gelar FBM 2015 Meski Tanpa Dukungan Dana Pemerintah

    Selama ini festival Menulis masih langka di Indonesia. Gerakan literasi menulis belum jadi isu menarik terutama di daerah daerah yang dalam tradisi Menulis kalah pesat dengan kota kota besar. Akan tetapi Tulungagung Jawa Timur siap gelar festival Menulis pertama bertajuk Festival Bonorowo Menulis 2015 [FBM 2015] dapat diikuti oleh siapa saja dari beragam latar usia dan latar profesi ini mengusung tema “Potensi dan Kekayaan Lokal Sebagai Inspirasi Yang Tak Pernah Hilang”.

  • Elevasi Waduk Wonorejo Surut 7 Meter

    Elevasi air Waduk Wonorejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengalami penurunan hingga kisaran tujuh meter, dari semula sekitar 182 mdpl (meter di atas permukaan laut) menjadi 176,42 mdpl selama kemarau berlangsung tiga bulan terakhir. "Meski turun, elevasi air waduk itu masih di atas pola atau elevasi rencana yang diperkirakan hanya 175.07 mdpl," kata Kepala Subdivisi (Kasubdiv) ASA II Perum Jasa Tirta I Waduk Wonorejo Kurdianto di Tulungagung, Senin(10/9).

  • Rekrutmen Pendamping Profesional Implementasi UU Desa

    Berkaitan dengan implementasi Undang-Undang Desa di Provinsi Jawa Timur, maka perlu dilakukan publikasi di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa. Oleh karena itu, dibuka rekrutmen tenaga pendamping profesional mulai tanggal 8 Agustus 2015. Berikut ini adalah informasi selengkapnya lowongan tersebut.

  • Pemkab Tulungagung Sosialisasikan Perda Pembatasan Kawasan Merokok

    Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyosialisasikan Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2010 tentang kawasan tanpa asap rokok dan terbatas merokok, salah satunya dengan menggelar razia di dalam bus dan angkutan umum di Terminal Gayatri, Kamis. "Hari ini kami khusus melakukan razia sekaligus sosialisasi larangan merokok di dalam angkutan," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Eko Yulianto dikonfrmasi usai razia.

  • Kolam Renang Alami di Pantai Kedung Tumpang

    Kolam Renang Alami di Pantai Kedung Tumpang

    Orang setempat mengenalnya dengan nama Pantai Kedung Tumpang, meskipun Wisata Kedung Tumpang ini tidak terlalu pas kalau disebut dengan pantai. Karena di sini kalian tidak akan menemukan pasir pantai sehalus tepung seperti layaknya di pantai yang lainnya. Sejatinya tempat wisata Kedung Tumpang yang ada di Tulungagung ini, hanyalah sebuah gugusan karang dengan beberapa kolam yang terbentuk secara alami saja.

  • Kemarau Parah, Telaga Jadi Tanah Lapang

    Kekeringan juga melanda beberapa kawasan di Tulungagung. Salah satunya terjadi di Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir. Telaga Mbaran di desa tersebut kini kering kerontang. Akibatnya, warga desa setempat beralih menggunakan air pipanisasi dari sumber di Dusun Kedungdowo, Desa Sukorejo Kulon. Menurut Minah, 46, warga setempat, itu merupakan kali kedua Telaga Mbaran kering. Pada musim kemarau dua tahun sebelumnya, air di telaga seluas 2 hektare tersebut masih ada meski tidak bisa digunakan. 

  • Mentan Minta Petani Tulungagung Jual Padi ke Bulog

    Pemerintah Melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan penyerapan beras petani oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Makanya, serangkaian kunjungan kerja ke daerah yang "rajin" dilakukan selalu dibarengi imbauan kepada petani agar mejual berasnya kepada pemerintah melalui Bulog, bukan ke tengkulak.

  • Pelantikan Pejabat Struktural 9 Juli 2015

    Pelantikan Pejabat Struktural 9 Juli 2015

    Bupati Tulungagung  Syahri Mulyo, SE, M.Si pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2015 bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangso berdasarkan SK Bupati Tulungagung Nomor: 821.2/100/205/2015 dan 821.2/101/205/2015 Tanggal 8 Juli 2015,  telah melantik Pejabat  Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Pejabat yang dilantik meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama  (Eselon II-b) dan Pejabat Administrasi (Eselon III dan IV). Pejabat yang dilantik sebanyak 444 orang dengan rincian enam Pejabat  Eselon  II, 104 Pejabat Eselon  III dan 334 Pejabat Eselon IV.