• Pemkab Tulungagung Gelar Operasi Pasar

    Pemkab Tulungagung Gelar Operasi Pasar

    Kenaikan harga beras di pasaran membuat sebagian warga kurang mampu kesulitan membeli. Pemerintah pun menggelar operasi pasar seperti di Pasar Ngemplak kemarin (27/02). Bupati Syahri Mulyo pun terjun langsung ke lokasi operasi pasar. Dari pantauannya, orang nomor satu di lingkup pemerintahan kota marmer itu meminta bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar operasi pasar hingga harga beras stabil.

  • Bupati dan Wabup Kunjungi Lokasi Angin Puting Beliung

    Bupati dan Wabup Kunjungi Lokasi Angin Puting Beliung

    Akibat bencana puting beliung yang terjadi hari Senin sore (23/2/2015) sekitar Pukul 16.38 yang melanda wilayah Kecamatan Ngantru, Sumbergempol dan Bandung menimbulkan banyak korban harta benda, meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian yang ditimbulkan mencapai puluhan juta rupiah, bahkan diperkirakan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

  • Pelatihan Penulisan Cerpen Berbasis Kearifan Lokal

    Pelatihan Penulisan Cerpen Berbasis Kearifan Lokal

    Selama tiga hari berturut-turut, 24 - 26 Februari 2015, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penulisan Cerpen Berbasis Kearifan Lokal bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tulungagung. Pelaksanaan pelatihan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Sanggar Kepenulisan Pena Ananda Club, Tulungagung. Pelatihan yang dibuka oleh Heri Purnomo, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung ini, diikuti oleh 50 peserta dari 25 sekolah. Tampak hadir dalam kegiatan ini adalah Drs. Amir Mahmud, M.Pd, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jatim beserta tim, juga Tjut Zakiyah Ashari dari Sanggar Kepenulisan Pena Ananda Club.

  • Melacak Ibu Hamil KEK ke Pucanglaban

    Melacak Ibu Hamil KEK ke Pucanglaban

    Kasus Ibu hamil yang mengalami KEK di Tulungagung memang tidak terlalu tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tulungagung jumlah kematian Ibu dan Anak dari tahun ke tahun semakin menurun, hal ini dikarenakan pelaksanaan kelahiran telah dibantu oleh tenaga kesehatan secara keseluruhan dan bahkan dukun bayi di desa dijadikan sebagai mitra tenaga kesehatan untuk memandikan bayi yang lahir. Namun masih ada di beberapa daerah di Tulungagung yang masih terdapat kasus ibu hamil KEK.

  • Gerakan Kerja Bakti Serentak PSN DBD

    Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue yang menginfeksi bagian tubuh melalui sistem peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty yang terinfeksi. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah menjadi masalah nasional karena jumlah penderita dan kematian yang diakibatkannya cukup tinggi, sehingga dapat menimbulkan keresahan pada masyarakat. Di Kecamatan Tulungagung kasus penderita DBD cukup tinggi meski tidak ada kasus kematian. Oleh Karena itu diperlukan adanya suatu penanganan yang serius untuk mengantisipasi merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tulungagung.

  • Kerjasama Dishubkominfo dengan MPU Layani Angkutan Sekolah Gratis

    Saat ini, Dishubkominfo Kabupaten Tulungagung telah memiliki sedikitnya enam armada bus sekolah yang dioperasionalkan untuk empat jalur trayek. Namun jumlah tersebut dirasa masih sangat kurang. Menyikapi hal tersebut, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung menggandeng sejumlah armada MPU untuk menyediakan layanan angkutan sekolah gratis.

  • MUI Tulungagung Desak Bupati Tutup Kawasan Pelacuran

    Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendesak pemerintah daerah setempat agar menutup praktik pelacuran terselubung di bekas Lokalisasi Kaliwungu dan Ngujang. Tempat tersebut sebelumnya berkedok tempat hiburan maupun usaha warung kopi. "Surat ini akan kami sampaikan ke bapak Bupati dalam waktu dekat," kata Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Mahfudz atau Gus Hadi seusai berdialog bersama tokoh ulama dan ormas Islam se-Tulungagung, Sabtu (14/2).

  • MUI Tulungagung Desak Bupati Tutup Kawasan Pelacuran

    Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendesak pemerintah daerah setempat agar menutup praktik pelacuran terselubung di bekas Lokalisasi Kaliwungu dan Ngujang. Tempat tersebut sebelumnya berkedok tempat hiburan maupun usaha warung kopi. "Surat ini akan kami sampaikan ke bapak Bupati dalam waktu dekat," kata Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Mahfudz atau Gus Hadi seusai berdialog bersama tokoh ulama dan ormas Islam se-Tulungagung, Sabtu (14/2).