There are no articles in this category. If subcategories display on this page, they may contain articles.

  • KPASI Kauman Siap Dongkrak Capaian ASI Eklusif Tulungagung

    KPASI Kauman Siap Dongkrak Capaian ASI Eklusif Tulungagung

    Pencapaian ASI Eksklusif Kabupaten Tulungagung dalam tahun 2013 terbilang jeblok. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Tulungagung masuk 5 besar terendah di Jawa Timur dengan prosentase 60,7%. Karena itu keberadaan Kelompok Pendukung ASI (KPASI) diharapkan mampu mendongkrak capaian ASI Eklusif di Kabupaten yang bersemboyan ayem tentrem mulyo lan tinoto ini.

  • Pembinaan Perajin Tas Rejotangan

    Pembinaan Perajin Tas Rejotangan

    Industri Kecil Dan Menengah(IKM) tas dewasa ini sangat berkembang cukup baik, baik dari segi mutu, produk maupun dari sisi nilai jual yang cukup tinggi. Namun seiring dengan adanya persaingan pada pasar global menyebabkan membanjirnya produk-produk luar negeri khususnya China yang terkenal dengan harga jual yang relatif murah, mengakibatkan perlunya pihak perajin tas memikirkan langkah-langkah yang tepat didalam menghadapi persaingan yang terjadi.

  • Pembangunan Dermaga Sungai Brantas Tetap Dilanjutkan

    Pembangunan dermaga Sungai Brantas yang menghubungkan wilayah Kabupaten Blitar dengan Tulungagung, Jawa Timur, tetap dilanjutkan setelah warga dan pemerintah desa sekitar menyetujui pembahasan nota kesepahaman (MoU) pascapelaksanaan proyek. "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan masyarakat sekitar. MoU terkait retribusi dan lainnya akan dibicarakan setelah pembangunan tuntas," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung Fuad, Selasa.

  • Warga Tolak Pembangunan Dermaga Penyeberangan Sungai Brantas

    Warga dan penyedia jasa angkutan penyeberangan Sungai Brantas di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menolak rencana pembangunan dermaga penyeberangan. Warga menolak sebab sampai saat ini tidak ada sosialisasi terkait pembangunan tersebut. “Pembangunan dermaga itu dari pihak (Pemkab) Blitar, bukan Tulungagung. Masalahnya adalah, kebijakan tersebut belum pernah disosialisasi ke masyarakat. Kami hanya terima surat pemberitahuan sekitar Agustus lalu,” kata Kepala Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Sugeng Dwijono, Senin (13/10/2014).

  • Warga Bangun Instalasi Air Atasi Kekeringan

    Seorang warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, membangun instalasi dengan sistem pompa atas-bawah guna mengalirkan air dari dataran ke lereng gunung setinggi 100 meter, untuk mengatasi kekeringan yang melanda kawasan perbukitan itu setiap kemarau. Antara di Tulungagung, Selasa, melaporkan pria bernama Agus Utomo (41) tersebut mengaku membiayai sendiri seluruh pembangunan instalasi air tersebut sehingga mampu menyirami ribuan pohon di lereng bukit yang mulai meranggas.

  • Kemenpera Merealisasikan BSPS Tahap II Rp 3,9 Miliar

    Kemenpera Merealisasikan BSPS Tahap II Rp 3,9 Miliar

    Kementerian Perumahan Rakyat kembali menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap II dengan nilai sebesar Rp 3.975.000.000,- kepada masyarakat berpenghasilan rendah-miskin. Kali ini, dana BSPS tersebut diberikan kepada penerima bantuan di sepuluh desa di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung. Sepuluh desa tersebut; Desa Kalidawir, Karangtalun, Joho, Pakisaji, Rejosari, Pagersari, Ngubalan, Sukorejo Kulon, Banyu Urip dan Winong, kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kabupaten Tulungagung, Rabu (8/10), pukul 14.00 WIB.

  • Leli Cristiana Penghalang Utama Sufor di Desa Sobontoro

    Leli Cristiana Penghalang Utama Sufor di Desa Sobontoro

    Sudah setahun setengah lamanya susu formula (sufor) untuk bayi usia 0-6 bulan dilarang beredar di wilayah kerja Puskesmas Beji, Tulungagung. Pihak Puskesmas dan para bidan desa di wilayah ini telah dengan berani memutus hubungan kontrak dengan distributor sufor.  Upaya bagaimana mencetak para bayi sebagai bibit unggul bangsa, tidak pernah jemu. Sebagaimana yang terjadi di Desa Sobontoro, satu dari delapan desa di wilayah Puskesmas Beji, Tulungagung.