Pameran Batik Bordir dan Aksesoris digelar secara rutin setiap tahun di Surabaya dan pameran yang ke-8 di selenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Ibu Hj. Nina Soekarwo pada tanggal 8 Mei 2013 bertempat di Grand City Surabaya dengan tema “Jadikan Batik Bordir dan Aksesoris Sebagai Pilar Pengembangan Ekonomi Kreatif Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pameran Batik Bordir dan Aksesoris dilaksanakan mulai tanggal 8 sampai 12 Mei 2013 dan Pameran ini diikuti oleh Dekranasda seluruh Jawa Timur, BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta. Dalam kesempatan ini Dekranasda Kabupaten Tulungagung ikut mempromosikan Batik Yunar, Batik Kalangkusuma dan Batik Liris Manis, supaya lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Selama pameran yang berminat terhadap produk batik Tulungagung cukup banyak. Hasil transaksi yang diperoleh peserta dari Kabupaten Tulungagung selama mengikuti pameran sebesar. Rp. 34.600.00,- dengan rincian sebagai berikut:

  1. Batik Yunar Rp. 16.400.00,00;
  2. Batik Kalang Kusuma Rp.14.200.000,00; dan
  3. Batik Liris Manis Rp. 4.000.000,00.

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
  • Siska

    In reply to: Ety

    Nah iya kan Pusat Perbelanjaan Modern/Mall bukan nya mematikan usaha kecil/UMKM tapi justru bisa dimanfaatkan sebagai promosi produk-produk UMKM untuk pameran, untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat luas. Seperti Mall Grand City di Surabaya dan Mall Ambarukmo di Jogjakarta beberapa waktu lalu. Semoga Bupati yang baru ini gak kolot kayak bupati Tulungagung yang lama, yg mungkin sekarang sudah pindah ke Pasuruan sana ya. mungkin :p